Serangan Virus Mutasi Covid-19 dari India Menyebar ke 17 Negara

- 29 April 2021, 19:36 WIB
Para Jenazah terkena Covid-19 di India saat di kremasi
Para Jenazah terkena Covid-19 di India saat di kremasi /Hkgolden

WartaSidoarjo.com - WHO mengungkapkan bahwa mulai tanggal 26, terdapat virus Covid-19 terbaru strain B. 1.617 yang pertama kali muncul di India.

Beberapa ahli menunjukkan bahwa strain virus varian India dengan mutasi tiga kali lipat dan sangat berbahaya. Itulah sebabnya India tidak dapat mengontrol serangan varus ini.

WHO juga melaporkan terdapat 17 negara sekarang sudah terinveksi virus terbaru dari India, termasuk Amerika Serikat dan Inggris Raya. Baca Juga: 19 Kasus Kematian di Hong Kong Setelah Vaksin Covid-19 Kexing dari China

Dalam kasus terbaru ini menunjukkan gejala-gejala baru seperti, diare, sakit perut, ruam, kebingungan, hidung dan mulut berdarah.

 

Dalam 24 jam terakhir, India menambahkan 362.770 kasus yang dikonfirmasi dan 3.286 kematian baru.

Baik kasus baru yang dikonfirmasi maupun kematian dalam satu hari mencatat rekor baru di negara India. Hal itu juga pertama kalinya jumlah kematian dalam satu hari melebihi 3.000.

Kepala Ilmuwan WHO Swaminathan baru-baru ini menyatakan bahwa epidemi India "sangat diremehkan" dan jumlah infeksi sebenarnya mungkin telah mencapai 20 hingga 30 kali lipat dari angka resmi yang dilaporkan.(*)

Editor: Nurmawati Ikromah

Sumber: hkgolden


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X