Pj Gubernur Jatim Hadiri Ground Breaking Gedung Sekretariat Bersama Kelembagaan Hindu Jatim

- 9 Juni 2024, 18:45 WIB
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono saat memukul gamelan tanda peresmian Gedung Sekretariat Bersama Kelembagaan Hindu Jatim
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono saat memukul gamelan tanda peresmian Gedung Sekretariat Bersama Kelembagaan Hindu Jatim /Humas Pemprov Jatim

Wartasidoarjo.com - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono melakukan _ground breaking_ Gedung Sekretariat Bersama Kelembagaan Hindu Jawa Timur di Pura Segara Komplek TNI AL Kenjeran Surabaya, Minggu (9/6).

Ground breaking gedung secara simbolis ditandai dengan pemukulan gong oleh Pj. Gubernur Adhy didampingi Ketua Pengurus Harian PHDI Jawa Timur, I Gusti Putu Raka Arthama. Bersamaan dengan itu, drop hammer mulai dioperasikan untuk menancapkan tiang pancang.

Dalam kesempatan ini, Pj. Gubernur Adhy bahwa pembangunan gedung yang diupayakan Pemprov Jatim ini sebagai bentuk terima kasih kepada umat Hindu di Jawa Timur. Karena selama ini, PHDI ikut berkontribusi dalam menjaga keharmonisan umat beragama dan kondusifitas di Jawa Timur. 

"Atas nama Pemprov Jatim, kami mengucapkan selamat kepada segenap pengurus lembaga keagamaan Hindu yang sebentar lagi memiliki kantor bersama," ujarnya.

Pj. Gubernur Adhy juga mengungkapkan sebenarnya Pemprov Jatim telah menganggarkan dana untuk pembangunan Gedung Sekretariat Bersama Kelembagaan Hindu Jawa Timur ini sejak tiga tahun yang lalu. Namun selama itu pula kendala administrasi menjadikan dana tersebut tidak dapat dicairkan.

"Hari ini saya mengatakan ini sejarah. Ini keinginan bersama bukan hanya keinginan bapak ibu pengurus PHDI saja, tetapi keinginan kami juga ingin segera menyelesaikan kebutuhan akan kantor bersama bagi PHDI dan kelembagaan Hindu di Jawa Timur," ungkapnya.

Lebih lanjut, dalam penganggarannya Pemprov Jatim menggelontorkan sebesar Rp4 miliar untuk PHDI Jatim. Dimana Rp3,8 miliar untuk pembangunan meliputi Kantor Sekretariat PHDI Jatim, Kantor Sekretariat Kelembagaan Hindu Jatim, dan Rumah Pengamanan. Sedangkan Rp200 juta telah digunakan untuk kegiatan Dharma Santi.

"Mudahan-mudahan bisa bermanfaat dan juga menjadi tempat berkumpul, berdiskusi, beraktivitas dan tentunya akan memberikan lebih banyak kontribusi untuk Jawa Timur," harapnya.

Pj. Gubernur Adhy pun meminta seluruh umat Hindu di Jatim dan pengurus PHDI maupun kelembagaan Hindu tidak melihat dari nominal bantuan yang diberikan oleh Pemprov Jatim. Melainkan melihat dari bagaimana niatan Pemprov Jatim untuk berterima kasih atas kontribusi yang telah diberikan.

Halaman:

Editor: Husni Habib


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah