Kabar Bahagia, Gubernur Khofifah Naikkan Tunjangan Huffadz Jatim

- 2 Mei 2021, 02:26 WIB
Gubernur Khofifah menyapa para hafizah di Masjid Al Akbar Surabaya
Gubernur Khofifah menyapa para hafizah di Masjid Al Akbar Surabaya /WartaSidoarjo.com / Dwita Ebo/

WartaSidoarjo.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara simbolis memberikan tunjangan kehormatan pada 504 perwakilan hafiz dan hafizah, di Masjid Al Akbar Surabaya, Sabtu (1/5/2021).

Pemberian tunjangan kehormatan pada Huffadz ini merupakan program prioritas Khofifah yang masuk dalam Jatim Berkah. Tahun ini pun disampaikan gubernur perempuan pertama di Jawa Timur tersebut, jika para penghafal Al-Quran ini akan menerima tunjangan sebesar Rp 250.000 per bulan. Sehingga dalam satu tahun mereka akan menerima tunjangan sebesar Rp 3.000.000, yang akan diberikan sebanyak dua tahap. Tentunya tunjangan ini lebih besar, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 150.000 per bulan.

“Tentu harapan kita para hafiz hafizah turut mengawal dari sisi ruhaniah dari sisi batiniah. Inilah yang kita harapkan keberseiringan antara dhohiron wa batinan. Jadi dhohirnya sehat, batinnya sehat,” terangnya.

Selain memberikan tunjangan kehormatan pada hafiz dan hafizah, mantan menteri sosial ini juga menyampaikan jika para imam masjid juga akan memperoleh tunjangan tersebut.

“Ikhtiar batin, ikhtiar ruhaniah yang membangun hubungan vertikal dengan sang Pencipta harus tetap kita maksimalkan. Di Jawa Timur dalam program yang terpayungi melalui Jatim Berkah, selain memberikan tunjangan kehormatan kepada hafiz hafizah, ada juga tunjangan kehormatan bagi para imam masjid yang bukan masjid agung. Jadi masjid yang di pinggir pantai, di pegunungan, di pedesaan. Mereka sudah diseleksi jika bacaannya sudah fasih,” jelas Khofifah.

Dalam penyerahan simbolis tunjangan kehormatan ini dihadiri perwakilan huffadz dari berbagai daerah. Diantaranya Pasuruan, Mojokerto, Surabaya, dan Sidoarjo. Mereka mengkhatamkan Al-Quran sebanyak 17 kali dalam sehari.

Diketahui Sejak tahun 2015 hingga 2021, total sebanyak 4093 huffadz yang telah lolos seleksi dan menerima tunjangan kehormatan. Sebagai rincian sebanyak 23 huffadz meninggal dunia, 9 orang pindah keluar Jawa. Sehingga total yang menerima sebanyak 4061 orang.

Dalam kesempatan itu gubernur serta para hafiz dan hafizah juga menggelar doa bersama untuk prajurit yang telah gugur pada saat penyelaman KRI Nanggala 402.

Editor: Dwita Ebo


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X